SUNGGUH hebat mereka yang menjaga perasaannya dan sungguh kuat mereka yang bisa mengendalikan hawa nafsunya.
Tidak semua cinta itu benar-benar cinta, pun tidak semua cinta adalah nafsu dan banyak yang bernafsu tapi tidak cinta.
Kalau lebih mengedepankan nafsu, cinta mudah pudar dan sirna. Jika mengedepankan cinta dan kasih sayang, maka nafsu akan membututinya dan cinta akan tetap bersemi, dalam catatan harus halal dan bukan maencuri.

“Dek, I love you,” besok harinya ia bilang, “I hate you, Dek,” humm, mungkin ini yang dikatakan mengedepankan nafsu, atau ia hanya main-main saja, oh cinta dan permainan, sungguh nafsu tanpa cinta hanyalah buat main-main saja.
Menikah? Serius nggak? Kuliah saja belum kelar, udah ngajakin nikah.”
Tergesa-gesa, ngajakin nikah, nikah nggak jadi malah pacaran dipublikasi. Sebenarnya, itu ngajakin nikah atau ngajakin pacaran?. Tak perlu basa-basi, kalau memang merasa diri sudah mampu lahir dan batin, ya laksakanlah secara syar’i. Kalau hanya banyak janji, lama-lama basi. Ngerti nggak si?
Jodoh., tidak ada yang tahu. Hanya Allah lah yang tahu, kalau memang ditakdirkan bersama, kau dan aku pasti akan ke KUA.
Label:

Posting Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.