Pernikahan merupakan salah satu momen paling membahagiakan yang ditunggu dalam kehidupan setiap pasangan. Salah satu kendala yang sering dihadapai oleh pasangan yang ingin menikah adalah biaya pernikahan, terutama jika gaji bisa dibilang agak pas-pasan.
Lantas, apakah pernikahan impian hanya bisa didanai dengan utang atau pinjaman saja jika gaji kamu ngepas? Tidak juga. Coba simak 5 langkah mewujudkkan pesta pernikahan impian berikut:


1. Tentukan target kapan akan menikah

Tentukan kapan tanggal pernikahan
Pertama-tama, bicarakan dengan pasangan (dan mungkin libatkan orang tua) mengenai kapan pernikahan akan dilakukan. Agar berjalan dengan lancar, pernikahan sebaiknya tidak diburu-buru. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai kesiapan pernikahan, kamu bisa lihat di artikel ini. Untuk keperluan ilustrasi, mari kita asumsikan kamu berencana menikah 2 tahun kemudian.
Lama waktu hingga pernikahan diadakan akan sangat berpengaruh untuk keberhasilan strategi menikah ini. Jadi, buatlah target menikah yang realistis.


2. Hitung perkiraan biaya pernikahan

hitung biaya pernikahan
Langkah berikutnya, buatlah perkiraan biaya menikah yang akan kamu keluarkan. Untuk mengetahui biaya pernikahan dengan rinci, kamu bisa mencoba berkonsultasi dengan teman atau koneksi di bidang wedding organizer. Dengan begitu, kamu bisa langsung mendapat gambaran biaya pernikahan untuk konsep pernikahan yang ingin kamu langsungkan.
Untuk keperluan ilustrasi, mari kita asumsikan bahwa biaya pernikahan kamu adalah Rp 48 juta. Namun, perlu kamu ingat bahwa biaya pernikahan ini dapat berubah karena tingkat inflasi. Kamu bisa menggunakan kalkulator finansial untuk menghitung dengan pasti besar biaya pernikahan kamu pada 2 tahun kemudian, namun untuk artikel ini kita sederhanakan dengan menggunakan angka Rp 48 juta.
Jika kamu tidak memiliki koneksi dengan wedding organizer, kamu bisa mencoba mencari informasi di internet atau situs wedding organizer.”

3. Buat kalkulasi tabungan pernikahan

hitung tabungan untuk biaya pernikahan
Langkah penting berikutnya adalah membuat kalkulasi berapa jumlah yang wajib disisihkan setiap bulan untuk tabungan kamu. Dengan mengacu pada ilustrasi di atas di mana kamu akan menikah 2 tahun kemudian dengan biaya pernikahan Rp 48 juta, maka jumlah yang wajib kamu sisihkan adalah Rp 2 juta setiap bulan (Rp 48 juta dibagi 24 bulan). (Catatan: perhitungan ini mengabaikan faktor bunga untuk penyedarhanaan ilustrasi. Kamu dapat memakai kalkulator finansial untuk mendapatkan berapa tepatnya jumlah yang harus disisihkan per bulan)
Sekarang, mari kita menghitung apakah tabungan ini realistis untuk dilakukan atau tidak. Dengan gaji Rp 5 juta, maka sisa gaji yang dapat kamu gunakan untuk keperluan bulanan adalah Rp 3 juta per bulan (Rp 5 juta – Rp 2 juta). Jika pengeluaran kamu berada di bawah Rp 3 juta per bulan, maka pastikan kamu selalu menabung Rp 2 juta tiap bulan PLUS seluruh kelebihannya untuk berjaga-jaga atas fluktuasi biaya pernikahan kamu di kemudian hari.
Masukkan seluruh kemungkinan pengeluaran bulanan kamu ke dalam perhitungan, agar kondisi tabungan kamu lebih realistis.”

4. Seandainya tabungan tidak cukup

4 Langkah Mewujudkan Pesta Pernikahan Impian dengan Gaji Minim
Jika kamu dapat menabung dengan jumlah yang cukup sesuai langkah di atas, maka selamat! Kamu tinggal melaksanakan strategi menabung tersebut dan pernikahan impian kamu akan terwujud pada saat tiba waktunya. Namun, bagaimana jika tidak cukup?
Alternatif pertama, kamu dapat mencoba untuk menghemat pengeluaran bulanan kamu. Sebagai contoh, kamu bisa mengurangi gaya hidup kamu dengan lebih jarang makan di restoran bersama pasangan. Gantilah dengan memasak bersama di akhir pekan atau isi dengan kegiatan hemat lainnya. Hitung penghematan yang bisa kamu lakukan hingga tercapai jumlah tabungan Rp 2 juta per bulan.
Alternatif kedua, cobalah berhemat untuk rencana biaya pernikahan kamu. Sebagai contoh, kamu bisa mengeluarkan budget biaya sewa MC pernikahan dan menggantinya dengan teman dekatmu untuk mengisi acara pernikahan kamu nantinya. Kamu bisa negosiasikan apa yang bisa kamu berikan sebagai ganti harga yang lebih murah (atau mungkin tidak perlu membayarnya).
Buatlah kalkulasi sederhana, lalu ulangi lagi dari langkah pertama untuk menentukan apakah kamu sudah bisa menabung dengan cukup atau tidak.
Jika masih tidak bisa, maka kamu bisa coba berdiskusi dengan pasangan untuk memundurkan acara pernikahan agar mendapatkan waktu yang cukup untuk mengumpulkan tabungan untuk pernikahan.”
Cara terakhir untuk mewujudkan pernikahan impian kamu memang menggunakan pinjaman, namun hanya gunakan ini jika memang kamu tidak memiliki banyak waktu hingga menjelang pernikahan. Carilah pinjaman yang sesuai dengan kondisi penghasilan kamu, jadi kamu bisa melunasi cicilan pinjaman tersebut tiap bulan.
Label:

Posting Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.